Siliwangi tumbangkan juara bertahan IBL Satria Muda

Siliwangi tumbangkan juara bertahan IBL Satria Muda

Jakarta (ANTARA News) – Bogor Siliwangi membuat kejutan dengan menumbangkan juara bertahan Satria Muda (SM) Pertamina 78-75 pada seri kelima IBL Pertamax 2018-2019 di Gedung olah raga C’Tra Arena Bandung, Jumat.

Seperti dilansir tim media IBL, Siliwangi langsung menggebrak di awal laga sehingga unggul 5-1, sebelum tembakan tiga angka big man Satria Muda Dior Lowhorn memperkecil ketinggalan menjadi 5-4. Lowhorn pula yang membalikkan keunggulan 8-7 untuk Satria Muda. Pertandingan kuarter pertama berlangsung ketat dan diakhiri dengan skor imbang 19-19.

Pada kuarter kedua Siliwangi unggul dan menutup babak pertama dengan selisih sepuluh angka 41-31. Memasuki kuarter ketiga, SM melalui Jamarr Andre Johnson yang mencetak 14 angka berupaya mengejar ketertinggalan poin, namun Siliwangi masih mampu meredam dan mempertahankan keunggulan lima bola menjadi 60-50.

Pada kuarter terakhir Satria Muda tancap gas dan mengejar ketinggalan angka. Dunk Jamarr membuat mereka berbalik unggul 69-67. Tapi kemudian tembakan tiga angka Michael Vigilante Jr membuat Siliwangi kembali memimpin 73-71. Dilanjutkan dengan three points play Martavious Irving menjadikan Siliwangi menjauh 76-71. Rizal Falconi mendekatkan marjin menjadi 76-73, tetapi Irving kembali membuat poin 78-73. Lowhorn melesakkan dua angka menjadi 78-75.

Baca juga: Direktur IBL: Peta kekuatan tim IBL sulit ditebak

14 detik tersisa, lemparan ke dalam Siliwangi yang dilakukan  Kelly Purwanto berhasil direbut pemain SM. Namun peluang SM untuk menambah poin gagal karena di detik akhir Fadlan Minallah berhasil memblok tembakan tiga angka guard Satria Muda, Hardianus Lakudu, Siliwangi pun sukses mengalahkan juara bertahan.

Game plan berjalan mulus. Anak anak pun hanya membuat tujuh turn over. Namun di akhir kuarter ketiga dan awal kuarter empat, Satria Muda melakukan press saat stamina anak anak menurun,” kata pelatih Siliwangi, Paul Mario Watulingas. 

Watulingas mengakui susah menghentikan Lowhorn dan Jamarr. “Saya sudah minta anak-anak menjaga mereka tapi memang susah. Kami hanya berusaha menghentikan momentum lawan saat bangkit dan ternyata berhasil,” ujar Mario.

Jamarr mencetak 29 angka dan 11 rebound, sementara Lowhorn membuat 28 poin dan sembilan rebound.

Di kubu Siliwangi, Martavious Irving mencetak 22 angka dan tujuh assist. Vigilance Jr menyumbang18 angka dan 16 rebound. Daniel Wenas menambah 14 poin, sementara Kelly Purwanto dan Teddy Apriyana Romadhonsyah masing masing menyumbang 10 angka.

“Kami bermain sebagai tim dan membuktikan siapa pun bisa dikalahkan.  Jika terus konsisten kami pun layak mendapatkan tempat di babak final four,” kata Irving.

Sementara itu pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh mengaku kecewa atas kekalahan tersebut. “Ternyata kami tidak sebagus yang diinginkan. Satria Muda sekarang tim under dog karena sudah lima kali kalah,” katanya.

“Bersyukur kita diberi pengetahuan bahwa masih banyak kekurangan. Tim kami ternyata kurang jago dalam ofense dan defense. Pekerjaan rumah bagi kami untuk menemukan cara menjadi lebih baik,” katanya.

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019