Tak sowan ke Trump, Warriors malah temui Obama

Tak sowan ke Trump, Warriors malah temui Obama

Jakarta (ANTARA News) – Juara NBA 2017-2018 Golden State Warriors sempat melakukan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama kala mereka melawat ke Washington DC, Kamis (24/1) setempat, sebelum menghadapi Washington Wizards dalam laga lanjutan NBA.

Pertemuan itu sebagai kelanjutan dari mandeknya tradisi tim juara NBA menyambangi Gedung Putih semenjak Presiden Donald Trump berkuasa.

Hal itu berawal ketika Warriors baru saja menjuarai NBA 2016-2017 tak diundang untuk berkunjung ke Gedung Putih lantaran bintang mereka Stephen Curry dan sang pelatih Steve Kerr cukup rajin melontarkan kritik kepada pemerintahan Trump.

Alih-alih berkunjung ke Gedung Putih, Warriors malah menyambangi Museum Nasional Sejarah dan Budaya Afrika Amerika kala berada di Washington kala itu.

Baca juga: Stephen Curry juga menolak sowan ke Donald Trump

Baca juga: Barack Obama bintangi ‘Hamilton’ karya Lin-Manuel Miranda

Belakangan ketika Warriors merebut kembali trofi Larry O’Brien musim lalu, pembicaraan tentang tradisi sowan ke Gedung Putih tak kunjung muncul.

Belakangan, mereka diketahui malah bertemu dengan mantan presiden Obama yang disebut-sebut didalangi oleh Curry sendiri.

“Saya tak tahu,” kata Curry mengelak sembari menyimpulkan senyum ketika ditanya mengenai asal muasal pertemuan dengan Obama, selepas sukses mengalahkan Wizards 126-118, demikian Reuters melansir San Francisco Chronicle.

Pertemuan Warriors dan Obama sempat tersebar lewat akun instagram petugas keamanan tim, Tony Banks, yang belakangan dihapus.

Namun unggahan tersebut sempat dipindai oleh kolumnis San Jose Mercury News, Logan Murdoch, yang disebar ulang lewat akun Twitter pribadinya.

Forward Warriors, Draymond Green, tak menepis kabar pertemuan itu dan menyebutnya, “Pertemuan privat tim, acara tim, semuanya berjalan baik.”

Baca juga: 38 poin Curry antar Warriors reguk kemenangan kesembilan beruntun

Baca juga: Nike ungkap kostum All-Star NBA 2019

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019